The same leaves over and over again!
They fall from giving the shade above
To make one texture of faded brown
And fit the Earth like a leather glove
Before the leaves can mount again
To fill the trees with another shade
They must go down past things coming up
They must go down into the dark decayed
They must be pierced by flowers
and put Beneath the feet of dancing flowers
However, it is in the other world
I know that this is way in ours
Rober Frost
(rephrased by me)
we used to say life is like a wheel
but life is also like the leaves in autumn
they fall and fall and fall
and then decayed
just to be the nutrients needed for the trees to bloom again
while they are decaying
flowers are dancing happily with the wind on the branches
so is life
so are us
sometimes when we kept falling
we are actually giving benefits in a way that we may not know
sometimes when we kept falling
others are on the top of the world
crowning themself with the biggest crwon of success
but dear self,
be patient
for our time will surely come
just that when don't know when :)
whoever thinks that sunshine is the pure happiness has never danced in the rain
Wednesday, August 18, 2010
Monday, August 16, 2010
burning the midnight oil. owh, actually, the dawn oil. :D
salam semua.
the moment this post is being written, i just received good news from fatin filzati that our poster had already been marked. Alhamdulillah. Praise be to Allah. finally, all the hardships or shall i say all the "very late" hardships pay.
GERENTOLOGY - done.
ISLAMIC STUDIES
- booklet : done
- book review : done
- presentation : done
wow. i guess this second semester is already on it's way to end. surely, final examination awaits on the 4th of September. *sigh*
ooppss! and don't forget guys, we have one more presentation to endure, which is our loveable addiction ; F O P. haha.
guess i'll be burning the midnight oil AGAIN as i did this morning. when i said midnight oil, it's actually far beyond that.
actually, it's been a while for me doing this last minute homework. yea, surely during high school, i've done that a lot of time. but i NEVER stayed up until 5 am! at least, the worst i've done was finishing homeworks during assembly (esp during the principle's looooooooooooong speech). :DD
and for sure, this evening is just the perfect time to hibernate. haha. so, DON'T DISTURB! PUTERI DI KAMAR PERADUAN !
the moment this post is being written, i just received good news from fatin filzati that our poster had already been marked. Alhamdulillah. Praise be to Allah. finally, all the hardships or shall i say all the "very late" hardships pay.
GERENTOLOGY - done.
ISLAMIC STUDIES
- booklet : done
- book review : done
- presentation : done
wow. i guess this second semester is already on it's way to end. surely, final examination awaits on the 4th of September. *sigh*
ooppss! and don't forget guys, we have one more presentation to endure, which is our loveable addiction ; F O P. haha.
guess i'll be burning the midnight oil AGAIN as i did this morning. when i said midnight oil, it's actually far beyond that.
actually, it's been a while for me doing this last minute homework. yea, surely during high school, i've done that a lot of time. but i NEVER stayed up until 5 am! at least, the worst i've done was finishing homeworks during assembly (esp during the principle's looooooooooooong speech). :DD
and for sure, this evening is just the perfect time to hibernate. haha. so, DON'T DISTURB! PUTERI DI KAMAR PERADUAN !
Tuesday, August 10, 2010
biar ia berlalu :)
salam.
hari bahagiaku telah pun berlalu.
takku sangka waktu begitu tangkas mencipta kenangan.
terima kasih sahabat sahabat atas doa doa kalian.
moga termakbul hendaknya.
terima kasih juga menjadikan hari ini cukup istimewa.
menghambat kesepian pertama kali meraikan ulang tahun kelahiran jauh di rantauan.
mama, ayah, kakak tak nak claim apa apa lagi tahun ni.
cukuplah usaha kalian berjuang untuk biasiswaku.
itu sudah lebih dari bermakna buatku.
dan kepada jpa, terima kasih atas hadiah hari jadi yang cukup istimewa.
Alhamdulillah.
Ya Allah,
terima kasih atas peluang ini.
terima kasih untuk kebahagiaan ini.
semoga hidupku hanya terabdi untuk-Mu, Ya Rabb.
entahkan ini yang terakhir, bukanlah di balik tirai pengetahuanku.
sungguh aku bakal rindu hari ini.
dengan indah remang cahaya Ramadhan menempias hatiku yang ralit diulit gembira.
semoga aku jauh dari kelalaian.
terima kasih, Ya Rabb.
Nur Amirah Suhaimi, 18 tahun, 1 hari. :)
oh, and Faridah Hanim, Hani Zahira & Fatin Habib, thanks for the baldi prank, card and present. really treasure the moments. :)
hari bahagiaku telah pun berlalu.
takku sangka waktu begitu tangkas mencipta kenangan.
terima kasih sahabat sahabat atas doa doa kalian.
moga termakbul hendaknya.
terima kasih juga menjadikan hari ini cukup istimewa.
menghambat kesepian pertama kali meraikan ulang tahun kelahiran jauh di rantauan.
mama, ayah, kakak tak nak claim apa apa lagi tahun ni.
cukuplah usaha kalian berjuang untuk biasiswaku.
itu sudah lebih dari bermakna buatku.
dan kepada jpa, terima kasih atas hadiah hari jadi yang cukup istimewa.
Alhamdulillah.
Ya Allah,
terima kasih atas peluang ini.
terima kasih untuk kebahagiaan ini.
semoga hidupku hanya terabdi untuk-Mu, Ya Rabb.
entahkan ini yang terakhir, bukanlah di balik tirai pengetahuanku.
sungguh aku bakal rindu hari ini.
dengan indah remang cahaya Ramadhan menempias hatiku yang ralit diulit gembira.
semoga aku jauh dari kelalaian.
terima kasih, Ya Rabb.
Nur Amirah Suhaimi, 18 tahun, 1 hari. :)
oh, and Faridah Hanim, Hani Zahira & Fatin Habib, thanks for the baldi prank, card and present. really treasure the moments. :)
Monday, August 9, 2010
Alhamdulillah, mentari esok masih bersinar, pelangi esok masih indah untuk ku tatap :)
salam semua.
Alhamdulillah, tarikh keramat 9 Ogos datang jua.
Syukur pada Ilahi, pada hari jadi yang ke -18 ini, aku masih dapat merasa ragam dunia yang penuh pancaroba. Siapa tahu, hari jadi yang seterusnya, apakah aku masih merasa nikmat yang sama? Atau merungkai persoalan yang lebih tepat, apakah aku masih ada di dunia ini? Sungguh, ajal dan maut tak dapat aku tebak waktu dan saatnya. Aku serahkan pada Dia Yang Maha Kuasa.
Sejenak aku bersiar-siar dalam kenangan. Mengimbau perjalanan hidup yang ku kira, panjang. Hampir dua dekad setelah aku dilahirkan. Hampir dua dekad jualah mama dan ayah bersusah payah menabur bakti membesarkan aku. Terima kasih, kalianlah cinta hatiku. Aku tdk pernah lupa, sambutan hari jadiku yang pertama. Lucu kalau dikenang-kenag. Tapi sungguh, cukup nostalgik. Waktu itu, aku masih di taska. Sekitar 3 atau 4 tahun. Ptg itu, aku tdk lupa, aku dirias cantik, dgn gown kembang dan gincu merah ! :D Mama tiba di taska lebih awal. Bkn utk menjemputku pulang spt kebiasaan, tp dtg dgn sebijik kek hari jadi. Waktu tu, mama sdg mengandungkan adikku yang pertama. (and i never know the fact that i'm going to be a big sis!) Aku masih ingat sgl perincian ptg itu. Malah, ada gambar dalam album lama di rumah yang merakam kenangan itu. Itulah yang pertama buatku. Sambutan hari jadi yang pertama.
Hari ini, 14 tahun tlh berlalu. Telah banyak air mata yang tumpah. Banyak jua hilai tawa yang bergema. Hidup bukanlah jalan mudah yang kita boleh main redah. Tapi, hidup juga sesuatu yang amat indah. Hidup ini juga misteri. Dan hidup ini penuh warna warni. Tapi yang utama tetap kembali kepada mengabdikan diri pada Sang Pencipta. Sekian.
Syukur pada Ilahi, pada hari jadi yang ke -18 ini, aku masih dapat merasa ragam dunia yang penuh pancaroba. Siapa tahu, hari jadi yang seterusnya, apakah aku masih merasa nikmat yang sama? Atau merungkai persoalan yang lebih tepat, apakah aku masih ada di dunia ini? Sungguh, ajal dan maut tak dapat aku tebak waktu dan saatnya. Aku serahkan pada Dia Yang Maha Kuasa.
Sejenak aku bersiar-siar dalam kenangan. Mengimbau perjalanan hidup yang ku kira, panjang. Hampir dua dekad setelah aku dilahirkan. Hampir dua dekad jualah mama dan ayah bersusah payah menabur bakti membesarkan aku. Terima kasih, kalianlah cinta hatiku. Aku tdk pernah lupa, sambutan hari jadiku yang pertama. Lucu kalau dikenang-kenag. Tapi sungguh, cukup nostalgik. Waktu itu, aku masih di taska. Sekitar 3 atau 4 tahun. Ptg itu, aku tdk lupa, aku dirias cantik, dgn gown kembang dan gincu merah ! :D Mama tiba di taska lebih awal. Bkn utk menjemputku pulang spt kebiasaan, tp dtg dgn sebijik kek hari jadi. Waktu tu, mama sdg mengandungkan adikku yang pertama. (and i never know the fact that i'm going to be a big sis!) Aku masih ingat sgl perincian ptg itu. Malah, ada gambar dalam album lama di rumah yang merakam kenangan itu. Itulah yang pertama buatku. Sambutan hari jadi yang pertama.
Hari ini, 14 tahun tlh berlalu. Telah banyak air mata yang tumpah. Banyak jua hilai tawa yang bergema. Hidup bukanlah jalan mudah yang kita boleh main redah. Tapi, hidup juga sesuatu yang amat indah. Hidup ini juga misteri. Dan hidup ini penuh warna warni. Tapi yang utama tetap kembali kepada mengabdikan diri pada Sang Pencipta. Sekian.
Sunday, August 8, 2010
hatred
i hate it when my planning was all ruined.
i hate myself when i couldn't accept criticsm.
i hate people who always critic but never even try to hold my hand and walk me through the right path.
i hate it when i did something in my own way and people laugh.
i hate it when somebody pulled out a sour face. burook la weyh!
i hate it when air become stills after a tounge fight.
right now, i just hate everything.
Monday, August 2, 2010
terima kasih, kawan !
thanks ye korang. (:
.:: uhibbukum fillah ::.
Apakah ciri-ciri seorang sahabat yang baik? Nasihat yang boleh diikuti dalam membina persahabatan ialah sebagaimana pesanan al-Qamah (seorang sahabat Rasulullah SAW) kepada anaknya,
“Wahai anakku, sekiranya engkau berasa perlu untuk bersahabat dengan seseorang, maka hendaklah engkau memilih orang yang sifatnya seperti berikut.”
1 - Pilihlah sahabat yang suka melindungi sahabatnya, dia adalah hiasan diri kita dan jika kita dalam kekurangan nafkah, dia suka mencukupi keperluan.
2 – Pilihlah seorang sahabat yang apabila engkau menghulurkan tangan untuk memberikan jasa baik atau bantuanmu, dia suka menerima dengan rasa terharu, jikalau ia melihat kebaikan yang ada pada dirimu, dia suka menghitung-hitungka n (menyebutnya) .
3 – Pilihlah seorang sahabat yang apabila engkau menghulurkan tangan untuk memberikan jasa baik atau bantuanmu, ia suka menerima dengan rasa terharu dan dianggap sangat berguna, dan jika ia mengetahui mengenai keburukkan dirimu ia suka menutupinya.
4 – Pilihlah sahabat yang jikalau engkau meminta sesuatu daripadanya, pasti ia memberi, jikalau engkau diam, dia mula menyapamu dulu dan jika ada sesuatu kesukaran dan kesedihan yang menimpa dirimu, dia suka membantu dan meringankanmu serta menghiburkanmu.
5 – Pilihlah sahabat yang jikalau engkau berkata, ia suka membenarkan ucapan dan bukan selalu mempercayainya saja. Jikalau engkau mengemukakan sesuatu persoalan yang berat dia suka mengusahakannya dan jika engkau berselisih dengannya, dia suka mengalah untuk kepentinganmu.
Petikan dari kitab al-Hikam
“Jangan berkawan dengan seseorang yang tidak membangkitkan semangat taat kepada Allah, amal kelakuannya dan tidak memimpin engkau ke jalan Allah.” Dalam satu hadis yang bermaksud, “Seseorang akan mengikuti pendirian (kelakuan) temannya, kerana itu tiap orang harus memilih siapakah yang harus didekati sebagai kawan (teman)."
Sunday, August 1, 2010
rindunya untuk kembali berkomitmen
salam and hi.
dalam kekalutan menyediakan persiapan untuk M.I.W. , entah kenapa hati ni rasa tdk bersemangat sprt pada awal aku mengambil keputusan utk menyertai event ini dulu. ingt lagi kata kata yang aku lontarkan utk cuba memberi komitmen. ternyata, aku gagal. kecundang dgn begitu hebat sekali. aku kira, percubaan pertama ku ini, bukanlah sesuatu yang ingin aku kenang sampai bila bila. aku kira, percubaan premier ku ini, cuma dapat ku jadikan rujukan agar kelak, aku lebih bersedia. dalam diam, aku lihat sahabatku, tekun menjalankan amanahnya. sampai tak dapat tidur malam. sungguh, aku rindu waktu waktu dulu. waktu aku seperti sahabatku, berkomitmen dgn sepenuh hati. ada ketikanya, aku tertanya tanya jua, mengapa komitmen yang sama gagal aku lahirkan kali ini? kalbuku berbisik, bukan saat ini. bukan waktu ini. insya-Allah, bila aku sendiri bersedia, masanya akan tiba.
aku menyoroti rentetan hidupku sejak belakangan ini. satu persatu aku rungkai persoalan ini. memang, masanya mmg tdk kena. aku terlalu hanyut dipukul arus emosi waktu pointer semester pertama dikhabarkan. aku jadi tak keruan. aku jadi keliru dengan haluanku. aku jadi serba salah pada ibu dan ayahku. waktu itu, pertimbanganku jadi agak mereng, barangkali. semangat ku hilang, entah terbang ke mana.
kemudian, aku jadi camar. terbang pulang ke tanah kelahiran. suatu malam, mama dan ayah membawa ku bersantai ke gigian ombak. bayu yang memukul wajah seolah olah berbisik menenangkan hati yang gundah. sesi hati ke hati itu memang amat aku rindu. kata ayah, langkahan hidup ini perlu terus aku lontarkan. yang telah terjadi, harus aku lepaskan, walau sakitnya, perit amat. yang terbentang di hadapku adalah jalan ketentuan. yang dapat mengubahnya hanyalah doa dan kemahuan. aku bungkam seribu bahasa. kata ayah lagi, aku telah membuktikan usaha dan ketekunan itu kunci kejayaan. aku telah pun melakukannya sekali sewaktu SPM. mgp tidak aku ulangi lagi? ayah kata, "enjoy yourself, like you did last time".
aku paku kata kata itu sedalam mungkin. aku ingat ingat kembali, tahun tahun akhir pengajianku di SS. Alhamdulillah, tiada masalah bagiku, menguruskan komitmen yang seribu. baik, di kelas, lembaga pengawas, dan yang lain. malah, aku tambah teruja mendepani hari hari persokalahan yang kian beban.
waktu semangatku hilang, aku cuma mahu kata kata ayah itu bergema dalam sanubariku. aku ingin semai dalam diriku sendiri ; i've done it before. let's do it again. shall we? (:
dalam kekalutan menyediakan persiapan untuk M.I.W. , entah kenapa hati ni rasa tdk bersemangat sprt pada awal aku mengambil keputusan utk menyertai event ini dulu. ingt lagi kata kata yang aku lontarkan utk cuba memberi komitmen. ternyata, aku gagal. kecundang dgn begitu hebat sekali. aku kira, percubaan pertama ku ini, bukanlah sesuatu yang ingin aku kenang sampai bila bila. aku kira, percubaan premier ku ini, cuma dapat ku jadikan rujukan agar kelak, aku lebih bersedia. dalam diam, aku lihat sahabatku, tekun menjalankan amanahnya. sampai tak dapat tidur malam. sungguh, aku rindu waktu waktu dulu. waktu aku seperti sahabatku, berkomitmen dgn sepenuh hati. ada ketikanya, aku tertanya tanya jua, mengapa komitmen yang sama gagal aku lahirkan kali ini? kalbuku berbisik, bukan saat ini. bukan waktu ini. insya-Allah, bila aku sendiri bersedia, masanya akan tiba.
aku menyoroti rentetan hidupku sejak belakangan ini. satu persatu aku rungkai persoalan ini. memang, masanya mmg tdk kena. aku terlalu hanyut dipukul arus emosi waktu pointer semester pertama dikhabarkan. aku jadi tak keruan. aku jadi keliru dengan haluanku. aku jadi serba salah pada ibu dan ayahku. waktu itu, pertimbanganku jadi agak mereng, barangkali. semangat ku hilang, entah terbang ke mana.
kemudian, aku jadi camar. terbang pulang ke tanah kelahiran. suatu malam, mama dan ayah membawa ku bersantai ke gigian ombak. bayu yang memukul wajah seolah olah berbisik menenangkan hati yang gundah. sesi hati ke hati itu memang amat aku rindu. kata ayah, langkahan hidup ini perlu terus aku lontarkan. yang telah terjadi, harus aku lepaskan, walau sakitnya, perit amat. yang terbentang di hadapku adalah jalan ketentuan. yang dapat mengubahnya hanyalah doa dan kemahuan. aku bungkam seribu bahasa. kata ayah lagi, aku telah membuktikan usaha dan ketekunan itu kunci kejayaan. aku telah pun melakukannya sekali sewaktu SPM. mgp tidak aku ulangi lagi? ayah kata, "enjoy yourself, like you did last time".
aku paku kata kata itu sedalam mungkin. aku ingat ingat kembali, tahun tahun akhir pengajianku di SS. Alhamdulillah, tiada masalah bagiku, menguruskan komitmen yang seribu. baik, di kelas, lembaga pengawas, dan yang lain. malah, aku tambah teruja mendepani hari hari persokalahan yang kian beban.
waktu semangatku hilang, aku cuma mahu kata kata ayah itu bergema dalam sanubariku. aku ingin semai dalam diriku sendiri ; i've done it before. let's do it again. shall we? (:
lembaga pengawas SMKSS 2009
one of the shot from Prefect's Annual Dinner with Shahril
another shot with adik adik junior & rakan rakan exco seperjuangan
we graduated from a school which treasures a memories of us
5 Al Amin 2009
perkampungan penulis muda, pontian, johor
Bangkok, Thailand, 07 jun 2009
amirah, you can do it!
Subscribe to:
Posts (Atom)
.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)

